Langit barat temaram dengan berlahan
burung gagak terakhir membuat sayap diatas samudra
tak tau kemana arahnya
ia meleat ke cakrawala
lalu hilang dibalik serumpun awan
seekor anjing tua berjalan dalam kegelapan
suaranya renta melolong ke arah rembulan
menggeletarkan malam yang sepi di pusat sukma
hujan yang datang tiba-tiba
badai dikirim dari tenggara
gagak terakhir dan anjing tua melawan duka nestapa
di ujung ufuk digaris batas terjauh dari pandangan mata
antara langit suram dan bumi temaram
menghampiri kekelamannya sendiri
menghayati sunyi senja dengan rasa takberdaya
pada angin yang bertiup letih diantara pohon cemara basah
pada kilatan jingga cahaya matahari yang surut
dibalik desa pada keteduhan hutan yang menyangsarakan
malam menyarankan diri pada pasrah berpangutan rasa sepi
ia berkelana ke dalam hati mencari sumber dahaga
menyirnakan sengsara dalam hati yang suram






0 komentar:
Posting Komentar